tanaman hidroponik indoor

Budidaya Tanaman Hidroponik Indoor Menggunakan Grow Light

Goodplant – Untuk negara dengan iklim tropis seperti Indonesia, sebenarnya cahaya matahari yang diperoleh sudah cukup melimpah. Namun ada kalanya kondisi cuaca mengakibatkan sinar matahari yang dibutuhkan oleh tanaman tidak dapat menyinari secara maksimal. Alasan ini pula yang menimbulkan ide untuk membudidayakan tanaman hidroponik indoor.

Table of Contents

    Sebagaimana diketahui, tanaman umumnya membutuhkan sinar matahari yang cukup agar bisa terus tumbuh. Oleh sebab itu, pertanian banyak dilakukan di lahan terbuka dengan cahaya matahari melimpah. Meski begitu, tidak berarti petani tidak bisa membudidayakan tanaman hortikultura di dalam ruangan. Pasalnya kini sudah ada teknologi Grow Light.

    Grow Light Untuk Tanaman Hidroponik Indoor

    Budidaya Tanaman Hidroponik Indoor Menggunakan Grow Light || Goodplant

    Grow light ini sudah cukup lama dikenal oleh negara yang memiliki beberapa musim. Mereka menggunakannya agar tetap bisa bertani tanpa bantuan matahari saat mengalami musim salju atau musim gugur. Meski begitu, bukan berarti teknik bercocok tanaman hidroponik indoor ini tidak bisa dipraktekkan di Indonesia.

    Indonesia memang beriklim tropis dengan sinar matahari yang bisa didapatkan terus sepanjang tahun. Belum lagi dukungan curah hujan yang membantu menyuburkan tanaman agar tumbuh maksimal. Namun, kadang ada kondisi yang membuat orang kesulitan bercocok tanam di lahan terbuka. Terlebih bagi warga perkotaan yang kini sulit mencari lahan luas di tengah sesaknya pertumbuhan kota.

    Lahan terbuka yang luas kini sudah sulit ditemui di perkotaan. Hanya saja bukan berarti tidak bisa bercocok tanam di kota. Pada saat begini, sangat dibutuhkan keberadaan grow light agar para petani dapat membudidayakan tanaman hidroponik indoor. Lampu pertumbuhan ini berfungsi sebagai pengganti matahari dan membantu pertumbuhan tanaman agar sama suburnya seperti tanaman yang mendapatkan sinar matahari.

    Hasil dari tanaman hidroponik indoor ini juga lebih bagus dibanding hasil cocok tanam di lahan. Pasalnya petani hidroponik dapat mengontrol tanaman dengan lebih seksama. Selain itu hama yang biasa menyerang tanaman di luar, bisa dihalau secara maksimal. Anda tertarik untuk mencoba teknik ini? Berikut tips yang harus diperhatikan. 

    Jenis Tanaman 

    Memilih tanaman yang akan dibudidayakan merupakan hal pertama yang harus Anda perhatikan dalam melakukan tanaman hidroponik indoor. Setelah mengetahui dengan pasti tanaman apa yang akan dibudidayakan. Anda dapat memperkirakan jenis lampu yang akan dipakai. Selain itu perlu juga memperkirakan berapa banyak tanaman yang akan dikelola nantinya. 

    Pada dasarnya jenis setiap tanaman akan mempengaruhi spektrum serta jenis bola lampu yang akan digunakan. Cakupan lampu yang akan dipancarkan juga akan dipengaruhi oleh jenis tanaman. Contohnya tanaman hias akan berbeda kebutuhan pencahayaannya dibanding microgreens. Tahap pertumbuhan tanaman juga membutuhkan pencahayaan yang berbeda-beda. 

    Anggaran Biaya

    Setiap usaha tentu akan membutuhkan modal terlebih dulu. Begitu juga dengan tanaman hidroponik indoor ini. Anda perlu menganggarkan biaya yang akan dikeluarkan nantinya. Saat membuat anggaran, jangan lupa untuk memperhitungkan banyak energi yang dibutuhkan. Serta bola lampu yang akan dipasang setelah memulai usaha hidroponik. Semakin besar watt yang digunakan, semakin banyak biaya yang dibutuhkan. 

    Jika ruangan yang akan digunakan nanti tidak terlalu besar, biayanya masih belum terlalu banyak. Namun jika Anda ingin menjadi petani komersial, maka akan lebih baik bila memilih lampu dengan biaya yang lebih hemat. Agar saat panen nanti, Anda masih bisa menikmati manisnya laba dari usaha hidroponik. 

    Hanya saja harap diingat, bahwa lampu yang digunakan untuk menyinari tanaman ini akan menyala selama 12 jam penuh. Semakin banyak Grow Light yang terpasang, semakin meningkat anggaran yang harus disiapkan.

    Jenis Bola Lampu

    tanaman hidroponik indoor

    Setelah memperhitungkan anggaran yang akan dikeluarkan untuk tanaman hidroponik indoor, selanjutnya adalah mempertimbangkan jenis bola lampu. Ada 3 jenis lampu yang biasa digunakan oleh para petani hidroponik. Adapun yang jenisnya adalah LED, Neon dan lampu HID. Bola lampu pijar tidak diperhitungkan karena berisiko membuat daun pada tanaman menjadi lebih rawan terbakar. 

    Bila ditimbang dari harga, maka lampu neon merupakan pilihan yang pas. Mengingat harganya yang cukup terjangkau. Selain itu sudah cukup untuk menyinari satu atau dua batang tanaman. Kekurangannya adalah daya tahan lampu neon yang cenderung pendek. Sehingga harus rutin setelah dipakai beberapa waktu. 

    Lampu LED juga bisa menjadi pilihan lebih baik karena mampu bertahan lima kali lebih lama dibanding neon. Energi yang digunakan pun hanya setengahnya saja dari model lampu yang lain. Di samping itu, spektrum cahaya yang dimiliki LED lebih luas jangkauannya, memancarkan panas yang lebih sedikit dan efisien. 

    LED ini sangat cocok bagi tanaman yang menyukai matahari seperti selada atau rosemary. Pasalnya pancaran cahaya yang dikeluarkan hampir menyerupai sinar matahari. Hanya saja, harga lampu ini lebih mahal dari lampu neon. 

    Bagi petani tanaman hidroponik indoor dengan lahan yang lebih luas, lampu HID sangat ideal digunakan. Lampu ini memiliki panas yang bisa diatur agar sesuai dengan cahaya matahari. Namun membutuhkan banyak peralatan, agar bisa dipasang pada berbagai tempat. Harga lampu HID ini pun cukup mahal. 

    Spektrum Cahaya

    tanaman hidroponik indoor

    Tiap jenis tanaman membutuhkan spektrum cahaya yang berbeda. Spektrum cahaya ini adalah pancaran sinar warna warni yang berada di dalam cahaya. Umumnya tanaman tanaman menggunakan spektrum cahaya biru dan merah, serta sedikit spektrum hijau beserta kuning. 

    Setiap spektrum tersebut memiliki manfaat yang berbeda. Misalnya spektrum biru, sangat dibutuhkan pada tahap vegetatif. Masa ini tanaman akan mulai membentuk akar dan daun. Sedang spektrum merah, lebih pada diperlukan untuk pembentukan bunga hingga buah. 

    Lampu untuk hidroponik bisa disesuaikan dengan kebutuhan tanaman yang tengah dibudidayakan. Yaitu spektrum penuh serta spektrum ditargetkan. Spektrum ditargetkan ini hanya memancarkan warna tertentu, baik biru atau merah. Dengan tujuan agar tanaman bisa berkembang dengan lebih spesifik. 

    Lain lagi dengan spektrum penuh yang memang didesain agar menyerupai matahari. Sinar berwarna putih terang tersebut akan lebih aman bagi mata manusia, dan mudah dilihat. Spektrum penuh ini bermanfaat untuk semua masa pertumbuhan tanaman.

    Intensitas Cahaya

    Intensitas ini maksudnya adalah cakupan cahaya yang benar-benar mencapai ke tanaman. Ini sangat penting untuk pertumbuhan tanaman agar mencapai target yang diinginkan pada setiap siklusnya. Jika intensitas cahaya pada lampu lumayan tinggi, sebaiknya letakkan cukup jauh dari tanaman.

    Intensitas cahaya pada setiap tanaman juga berbeda-beda. Misalnya azalea, begonia atau krisan, akan membutuhkan intensitas cahaya selama 12 jam. Berbeda dengan tanaman lain, yang membutuhkan cahaya dalam waktu 14-18 jam agar bisa tumbuh subur.

    Ada baiknya saat memasang lampu ini, Anda berkonsultasi dulu dengan pihak pabrik agar mengetahui posisi yang tepat bagi lampu. Pasalnya intensitas yang diterima cukup tinggi, beresiko akan membakar daun. Lampu dengan photosynthetic photon flux density (PPFD) merupakan lampu yang ideal bagi tanaman hidroponik indoor.

    Cakupan yang Dibutuhkan

    Bola lampu dengan daya 1000 watt dapat mencukupi cakupan cahaya sekitar 25-50 kaki persegi area hidroponik. Dengan begini Anda bisa memperkirakan berapa banyak lampu yang harus dibeli. Agar bisa menjangkau seluruh area hidroponik Anda.

    Biaya awal untuk menerapkan tanaman hidroponik indoor ini memang cukup besar. Namun hasil panen yang akan diperoleh pun jauh lebih memuaskan dibanding budidaya di outdoor. Anda dapat mengatur agar tanaman terus tumbuh subur tanpa banyak kendala. Tanaman juga bisa diberi nutrisi tambahan dari Goodplant agar tumbuhnya semakin baik.

    Untuk memenuhi semua kebutuhan Anda dalam bercocok tanam hidroponik, silahkan berkunjung ke store Goodplant.

    Default image
    Lyla GOODPLANT
    Articles: 14

    Leave a Reply

    CV GOODPLANT Indonesia

    Jl Kadisoka Gg Nanas 5 No 21 Kadisoka, Purwomartani, Kalasan, Sleman, Yogyakarta

    Jam kerja Senin-Sabtu 08.00-16.00

    0822 2727 3232

    HOME
    STORE
    ECOURSE
    AKUN